Minggu, 07 Juni 2015

TENTANG JURUSAN SISTEM INFORMASI

Penjelasan tentang jurusan Sistem Informasi adalah ilmu yang mempelajari tentang analisis perancangan, pembuatan, dan pengoperasian sistem informasi yang berkutat pada menyampaikan sebuah informasi untuk tujuan tertentu. Sistem Informasi adalah sebuah sistem yang digunakan untuk menyampaikan informasi kepada pihak yang dimaksud. Contoh sistem informasi adalah membuat database, website, aplikasi atau mesin kasir dan masih banyak lagi lainnya. Pada jurusan sistem informasi sangat dapat membantu kita dalam mobilitas kita pada saat melakukan pertukaran data antar pemakai(user) dengan yang lainnya.

Kemampuan yang wajib dimiliki oleh mahasiswa sistem informasi yaitu analisis dan berifikir sistem, dimana kita dituntut untuk mengevaluasi fakta-fakta yang ada dan kondisi nyata sebagai dasar untuk mengambil kesimpulan dan keputusan guna membantu sebuah organisasi atau perusahaan untuk mencapai tujuan tertentu.

Prospek kerjaan kita setelah lulus dan mendapatkan gelar pun, tergolomg cukup besar. Untuk seorang programmer dapat mengantongi pemasukan sebesar 5 juta/bulan bahkan bisa lebih. Sedangkan untuk seorang sistem analisis, dia dapat menghasilkan pemasukkan selama bulan yang lebih besar daripada seorang programmer. 


Lapangan Kerja :
  • Lapangan kerja seorang sarjana SI sebagian besar adalah sebagai: sistem analis dan programmer.

Sabtu, 02 Mei 2015

Review Tentang Penulisan Ilmiah

Review P.I

Tema penulisan saya tentang pembuatan web pengobatan alternatif, kenapa saya memilih tema tersebut? karena berhubungan dengan tempat saya bekerja sebagai freelance. Tujuan saya adalah untuk memudahkan akses serta mobilisasi pasien agar dapat daftar dengan mudah, efektif dan efisien. Jika ada pasien yang ingin mendaftar tidak perlu datang langsung pagi-pagi buta pukul 03.00 WIB tiap minggu nya untuk mendapatkan nomer antrian yang relatif rendah. Tujuannya lainnya agar tidak terjadi percaloan di tempat saya bekerja dan memudahkan akses bagi pasien yang berdomisili jauh dari tempat parktek pengobatan alternatif tersebut,

Konsep saya jelas untuk pasien lebih mudah dan pratkis dalam mendaftarkan diri lalu mendapatkan nomer antrian. Dalam web yang saya buat pasien juga mendapatkan informasi tentang pengobatan alternatif tersebut, lalu pasien jika ingin mendaftar harap membaca terlebih dahulu panduan pelanggan yang terletak di home web itu. Jika sudah memahaminya pasien harap isi kan form pendaftaran sesuai denga biodata masing-masing dengan benar. Kemudia klik "submit" lalu pasien akan mendapatkan nomer urut yang sesuai dengan waktu anda melakukan pendaftaran online tersebut. Demikianlah review penulisan ilmiah dari saya, kurang lebihnya mohon maaf.

Hafalan Sholat Delisa

Review Novel Hafalan Salat Delisa

Novel satu ini mengangkat kisah seorang anak perempuan yang baru berusia 6 tahun. Bocah perempuan tersebut bernama Delisa. Dia merupakan anak bungsu di keluarganya. Delisa mempunyai kakak, di antaranya adalah Cut Fatimah, Cut Zahra dan juga Cut Aisyah. Keluarga Delisa berdomisili di Lhok Nga, Nanggroe Aceh Darussalam. Delisa hanya tinggal bersama Ibu dan Saudara-saudara perempuannya, sebab Ayahnya bekerja sebagai teknisi kapal yang berbulan-bulan singgah di kapal yang sedang berlayar.  Walaupun tanpa ayahnya, Delisa tetap menjalani hari-harinya dengan bahagia. Suatu hari Delisa mendapat tugas dari sekolahnya. Tugas tersebut ialah menghafal bacaan sholat. Delisa giat sekali menghafal bacaan-bacaan sholat. Terlebih ibu nya menjanjikan dia hadiah jika ia berhasil menghafal bacaan sholat dengan baik dan benar. Hadiahnya yang membuat Delisa semangat adalah kalung emas.

Tepat pada 26 Desember 2004, Delisa dan semua teman kelasnya dijadwalkan mempraktekkan hafalan sholat yang telah mereka hafalkan kurun waktu beberapa hari. Saat tiba giliran Delisa, sembari mengucapkan bacaan sholat, tiba-tiba bumi bergetar dengan gemuruh yang keras. Semuanya tampak sangat kacau, reruntuhan bangunan pun terjadi warga yang sedang menyaksikan berhamburan menvari tempat yang aman untuk berlindung. Namun Delisa tidak menggubrisnya dan tetap melanjutkan hafalan bacaan sholatnya yang sedang ia pratekkan.  Tiba-tiba air laut mulai naik ke daratan dengan ganasnya. Air laut serta ombaknya yang menjulang tinggi ke angkasa bagai tangan raksasa yang dapat merengkuh segalanya yang ada dihadapannya. Bencana tersebut adalah gempa dahsyat yang diserati gelombang Tsunami. Kurang lebih 20.000 orang yang meninggal akibat bencana ini. Termasuk di dalamnya Ibu dan Saudara perempuan Delisa. 

Delisa sendiri selamat. Dia tersangkut di semak belukar. Siku kanan bocah tersebut patah dan kakinya bagian kanannya terjepit di bebatuan. Setelah 6 hari terjebak di tempat terebur, Delisa kemudian ditemukan oleh seorang prajurit relawan bernama Smith. Ayahnya yang telah mengetahui bencana tersebut tak bisa menemukan Delisa karena sinyal telepon pun hancur dan terputus. Namun usaha keras Ayahnya untuk menemukan buah hatinya berbuah hasil yang manis. Delisa masih dengan keceriaannya, termasuk saat kaki kanan Delisa harus diamputasi, semuanya tak membuat dia jadi pemurung. Delisa bersama Ayahnya menjalani hidupnya. menata dari nol lagi. Sungguh disayangkan jasad Ummi serta sodara perempuannya belum berhasil ditemukan.

Suatu hari Delisa melihat ada sebuah pantulan cahaya yang menyilaukan penglihatannya, karena penasaran, Delisa pun mendekat, tak disangka, cahaya tersebut merupakan pantulan kalung dengan huruf D. Kalung tersebut berada dalam pegangan seseorang. Ibu Delisa sendiri. 

Kisah dan alur cerita novel ini sangat dalam makna nya, memotivasi dan mempunyai nilai moral yang tinggi. Dapat kita jadikkan contoh kepada anggota keluarga kita

Kategori                        : Novel Indonesia
Penulis                          : Tere Liye
Penerbit                         : Republika
Tahun Pertama Terbit   : 2007 
Jumlah Halaman           : 248


Sabtu, 28 Maret 2015

PENALARAN, BERFIKIR DEDUKTIF & BERFIKIR INDUKTIF

A.   Pengertian Penalaran


Penalaran adalah suatu proses berpikir manusia yang abtraks untuk menghubung-hubungkan data atau fakta yang ada sehingga sampai pada suatu simpulan. Fakta atau data yang akan dinalar itu bersifat benar dan  tidak benar. Kalimat pernyataan yang dapat dipergunakan sebagai data itu disebut Proposisi. Kegiatan penalaran mungkin bersifat ilmiah atau tidak ilmiah. Dari prosesnya, penalaran itu dapat dibedakan sebagai penalaran induktif dan penalaran deduktif. Perbedaan dasar diantara keduanya dapat disimpulkan dari dinamika deduktif dengan progesi secara logis dari bukti – bukti umum kepada kebenaran atau kesimpulan yang khusus sementara dengan induktif, dinamika logisnya justru sebaliknya dari bukti – bukti khusus kepada kebenaran atau kesimpulan yang umum. 

B.   Penalaran Induktif

Pengertian Penalaran Induktif
Penalaran induktif adalah proses penalaran untuk manari kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku umum berdasarkan fakta – fakta yang bersifat khusus, prosesnya disebut Induksi. Penalaran induktif tekait dengan empirisme. Secara impirisme, ilmu memisahkan antara semua pengetahuan yang sesuai fakta dan yang tidak. Sebelum teruji secara empiris, semua penjelasan yang diajukan hanyalah bersifat sentara. Penalaran induktif ini berpangkal pada empiris untuk menyusun suatu penjelasan umum, teori atau kaedah yang berlaku umum.

Contoh penalaran induktif :
Harimau berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan. Babi berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan. Ikan paus berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan.
Kesimpulan : semua hewan yang berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan.

Macam – Macam Penalaran Induktif
Ada 3 jenis penalaran induksi :

a.      Generalisasi
Penalaran generalisasi dimulai dengan peristiwa – peristiwa khusus untuk untuk mengambil kesimpulan umum. Generalisasi adalah pernyataan yang berlaku umum untuk semua atau sebagian besar gejala yang diminati generalisasi mencakup ciri – ciri esensial, bukan rincian. Dalam pengembangan karangan, generalisasi dibuktikan dengan fakta, contoh, data statistik, dan lain-lain. Proses penalaran ini bertolak dari sejumlah fenomena individual (khusus) menuju kesimpulan umum yang mengikat umum menuju kesimpulan umum yang mengikat umum yang mengikat seluruh fenomena sejenis dengan fenomena individual yang diselidiki.

b.      Analogi
Adalah membandingkan dua hal yang banyak persamaanya. Kesimpulan yang diambil dengan jalan analogi, yakni kesimpulan dari pendapat khusus dari beberapa pendapat khusus yang lain, dengan cara membandingkan situasi yang satu dengan yang sebelumnya. dapat dikatakan bahwa penalaran analogi adalah proses penyimpulan berdasarkan fakta atau kesamaan data. Analogi juga dapat dikatakan sebagai proses membandingkana dari dua hal yang berlainan berdasarkan kesamaannya kemudian berdasarkan kesamaannya itu ditarik suatu kesimpulan.

c.     Hubungan akibat sebab
Hubungan akibat sebab merupakan suatu proses berfikir dengan bertolak dari suatu peristiwa yang dianggap sebagai akibat, kemudian bergerak menuju sebab-sebab yang mungkin telah menimbulkan akibat tadi.
Contoh :
Masalah pengangguran merupakan masalah serius yang harus diselesaikan pemerintah, seperti beberapa waktu lalu diberitakan dimedia cetak dan ibu kota, bagaimana ribuan pencari kerja hars berdesakan bahkankan pingsan untuk mendapatkan pekerjaan. Menurut laporan media cetak hal ini terjadi karena dalam waktu dekat ini banyak perusahaan menufaktor yang akan tutup. Sehingga harus melakukan PHK. Selain itu minimnya kahlian atau rendahnya kualitas SDM menjadi faktor penyebab banyaknya pengangguran diibukota.

C.   Penalaran Deduktif

Pengertian Penalaran Deduktif
Penalaran Deduktif adalah proses penalaran untuk manarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku khusus berdasarkan atas fakta-fakta yang bersifat umum. Proses penalaran ini disebut Deduksi. Kesimpulan deduktif dibentuk dengan cara deduksi. Yakni dimulai dari hal-hal umum, menuku kepada hal-hal yang khusus atau hal-hal yang lebih rendah proses pembentukan kesimpulan deduktif terebut dapat dimulai dai suatu dalil atau hukum menuju kepada hal-hal yang kongkrit.

Macam – Macam Penalaran Deduktif
Macam-macam penalaran deduktif diantaranya :
a.      Silogisme
Silogisme adalah suatu proses penarikan kesimpulan secara deduktif. Silogisme disusun dari dua proposi (pernyataan) dan sebuah konklusi (kesimpulan). Dengan fakta lain bahwa silogisme adalah rangkaian 3 buah pendapat, yang terdiri dari 2 pendapat dan 1 kesimpulan.
Contohnya:
Semua manusia akan mati
Amin adalah manusia
Jadi, Amin akan mati (konklusi / kesimpulan)
b.     Entimen
Entimen adalah penalaran deduksi secara langsung. Dan dapat dikatakan pula silogisme premisnya dihilangkan atau tidak diucapkan karena sudah sama-sama diketahui.
Contoh :
Proses fotosintesis memerlukan sinar matahari
Pada malam hari tidak ada matahari
Pada malam hari tidak mungkin ada proses fotosintesis
                            

SUMBER : 
Ahmadi, H.Abu . 1998 . psikologi Umum . jakarta : PT Rineka Cipta
Ambarwati, Sri  Bahasa Indonesia untuk SMA / MA kelas X semester genap. Klaten , Jawa Tengah : CV Viva Pakarindo

Rabu, 25 Maret 2015

SISTEM INFORMASI


Pengertian Sistem operasi 

Sistem Operasi ( Operating System ) merupakan sebuah penghubung antara pengguna dari komputer dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang hanya mengunakan komputer dengan menggunakan sinyal analog dan sinyal digital. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat berbagai sistem operasi dengan keunggulan masing-masing.

Fungsi Sistem Operasi
Terdapat beberapa fungsi sistem operasi, di antaranya sebagai berikut : 
  • Mengatur dan mengefisienkan penggunaan seluruh sumber daya komputer (computer resources) 
  • penyedia layanan untuk kemudahan dan menjauhkan kerumitan dalam pemrograman bagi para user dan programmer. 
  • Menyajikan fasilitas dan tampilan yang lebih mudah, sederhana serta menarik bagi penggunanya. 
  • Sebagai program pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan komputer yang tidak perlu. 

Tujuan dari Sistem Operasi

Tujuan mempelajari sistem operasi ditujukkan untuk merancang atau memodifikasi sistem yang telah ada sesuai dengan kebutuhan pengguna sistem operasi dan memaksimalkan penggunaan sistem operasi dengan maksud mudah diterapkan pada aplikasi-aplikasi lain.

Contoh Sistem Operasi

Macam-macam contoh dari Sistem operasi Komputer yang telah ada hingga saat ini di antaranya adalah Windows 98, Linux, MacOS, dan lain lain.

Contoh GUI ( Grafic User Interface ) pada windows 7 : 


Jumat, 17 Oktober 2014

Cerita Sendiri Part 3


C. Keluarga Besar 

Keluarga saya terdiri dari 5 anggota, pertam Bapak, kedua Ibu, ketiga Abang saya, keempat Saya sendiri dan terkahir Ade saya tercinta. Saya anak kedua dari 3 bersaudara, tapi saya lah penengah antar saudara saya jika sedang terjadi persilihan. Profesi Bapak saya sebagai pegawai di isntansi pemerintahan di DKI Jakarta, sedangkan Ibu saya sebagai Ibu Rumah Tangga. Abang saya statusnya sampai saat ini masih tidak jelas apa sebagai mahasiswa atau bukan, Lalu Ade saya sebagai pelajar sekolah di MTSN dijakarta dan saya sendiri sebagai Mahasiswa aktif di Universitas Gunadarma angkatan tahun 2012. Demikian cerita pribadi dan keluarga besar saya, kurang lebihnya mohon maaf dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya. 

Wassalammualaikum WaramatullahiWabarakatuh......


Cerita Diri Sendiri Part 2

B. Hobby dan Kesukaan Diri Sendiri

Saya paling gemar melakukan aktivitas outdoor, yang berkaitan dengan semua jenis olahraga. Olahraga yang saya gemari bermacam-macam, diantaranya sebagai berikut : 
1. Sepakbola
2. Futsal
3. Bulutangkis
4. Voli
5. Bola Basket dll

Sebenarnya saya orangnya gampang dalam mengikuti olahraga apapun itu, asalkan olahraga itu bisa buat saya senang, nyaman dan tentu nya sehat jasmani. Tetapi akhir - akhir ini olahraga yang saya rutin lakukan hanya futsal dan olahraga naik gunung. Kegemaran saya lainnya bermain musik, sebagai pendengar yang baik pula dan selalu update akan lagu yang terbaru yang sedang hits.